Tag Archives: Kedatangan Kerajaan Allah

PRINSIP & PANDANGAN HOUSE OF REVELATION

ALKITAB ADALAH HARTA WARISAN PALING BERHARGA BAGI UMAT MANUSIA 

Pentingnya Pertolongan Roh Kristus

Alkitab adalah Warisan Tak Ternilai yang diperoleh umat manusia di dunia yang gelap dan tak berarah tujuan. Alkitab bukan hanya memberi inspirasi dan motivasi hidup keagamaan seorang Kristen, namun lebih dari itu Alkitablah yang memberi arti hidup manusia, Alkitab yang membuat hidup manusia memiliki makna. Tanpa Alkitab manusia tidak tahu arah tujuan hidupnya: manusia dilahirkan, bersusah payah hidup, beranak-cucu, lalu mereka mati satu persatu, betapa sia-sianya hidup tanpa tujuan. Namun Alkitab mengungkapkan bahwa ada ‘Master Plan’(Rencana Besar) yang tersembunyi di balik hidup yang kelihatan sia-sia ini.

Alkitab memberikan “revelation”(penyingkapan) bahwa ada rencana semula yang penuh kemuliaan di balik hidup manusia yang kelihatan gagal itu. Dan “Kabar Baiknya” rencana semula itu tidak gagal. Dan Alkitab memberi tahu apa yang akan terjadi dan bagaimana akhirnya sebagian manusia akan sampai kepada kemuliaannya. Siapa ingin berakhir dalam kemuliaan dan hidup tidak sia-sia, haruslah ia menyelidikinya.

PENTINGNYA PERTOLONGAN ROH KRISTUS

Alkitab adalah naskah kuno yang mengungkapkan “Rahasia Destiny Manusia” yang diterjemahkan ke ribuan bahasa dan dialek suku-suku bangsa di bumi. Tidak pernah ada dokumen yang sedemikian luar biasa seperti Alkitab. Ditulis oleh lebih dari 40 orang yang hidup dalam rentang waktu hingga 1600 tahun(lebih dari 40 generasi), namun memiliki kesatuan pikiran yang sinkron, karena pengarangnya satu yaitu: Roh Kristus.

“Dan mereka (para nabi) meneliti saat yang mana dan yang bagaimana yang dimaksudkan oleh Roh Kristus, yang ada di dalam mereka, yaitu Roh yang sebelumnya memberi kesaksian tentang segala penderitaan yang akan menimpa Kristus dan tentang segala kemuliaan yang menyusul sesudah itu… telah diberitakan sekarang kepada kamu dengan perantaraan mereka (para nabi), … berita Injil kepada kamu, yaitu hal-hal yang ingin diketahui oleh malaikat-malaikat. Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus (revelation of Jesus Christ).” – (1 Petrus 1:11-13)

Dengan demikian untuk dapat memahami dengan sempurna apa maksud paling autentik dari tiap ayat dalam Alkitab kita membutuhkan pertolongan Roh Kristus.

DUA MACAM METODE MENYELIDIKI ALKITAB

Ada dua macam metode utama dalam mempelajari Alkitab, yang pertama Metode Deduktif (yang intinya Mencari Konfirmasi) dan yang kedua Metode Induktif (yang intinya Mencari Inspirasi). Secara teori kebanyakan Theolog cenderung menolak metode Deduktif karena dianggap kesimpulan tidak murni dari Alkitab karena penyelidik telah memiliki gagasan dan membaca Alkitab hanya butuh konfirmasi atau dukungan. Namun pada prakteknya banyak pendeta justru lebih sering mempraktekkan metode Deduktif dalam menyusun kotbah mingguannya, karena sebelumnya mereka telah memiliki gagasan thema atau telah diminta mengkotbahkan suatu thema tertentu sebelum membuka Alkitabnya. Sebenarnya mana yang lebih baik dari kedua metode tersebut ?

Di balik perdebatan pro-kontra para Theolog, sebenarnya baik Metode Induktif maupun metode Deduktif adalah metode yang baik, bila diterapkan pada tahapan yang benar. Seharusnya setiap orang percaya memulai dengan Mencari Inspirasi dari Alkitab terlebih dahulu, sebelum menentukan Thema kotbah atau topik yang akan dipelajarinya (jadi dimulai dengan metode Induktif), setelah menangkap inspirasi “thema dari Tuhan” dan memahami hubungan atau konteks dengan kehidupan jemaatnya, baru kemudian mereka boleh melangkah ke tahap Deduktif mencari ayat-ayat lain yang sesuai dengan gagasan thema dari hasil studi Induktif.

Kami di Horev mengawali semuanya dengan dengan pertolongan Roh Kristus, mencari apa pesan Tuhan Yesus bagi jemaat akhir zaman, menyusuri kitab-kitab perjanjian Baru, kemudian kembali ke akarnya di kitab-kitab Taurat dan kitab-kitab para nabi di Perjanjian  Lama. Mencari ‘benang  merah’ yang berkesinambungan yang menjadi inti dari seluruh Alkitab. Kemudian mendalami tiap item yang disebut oleh Alkitab melalui literatur-literatur sejarah dan budaya bangsa Israel. Sesuai petunjuk Alkitab memperhatikan sejarah bangsa Israel dan bangsa-bangsa di Timur Tengah khususnya dan mengamati perubahan geopolitik dunia yang aktual. Mendalami budaya orang Yahudi untuk memahami terminologi-terminologi yang digunakan dalam teks ibrani. Mengamati tanda-tanda alam dan perubahan kehidupan di akhir zaman, untuk mengetahui penggenapan nubuat-nubuat yang telah disampaikan oleh teks suci Alkitab.

BENANG MERAH ALKITAB

Dalam membaca ayat-ayat Alkitab kita harus selalu ingat: Apa inti keseluruhan Alkitab ? Ingatlah bahwa Alkitab adalah penyingkapkan “Destiny” (tujuan hidup) umat manusia yang penuh kemuliaan, yaitu masuk ke dalam Kerajaan Anak Allah/Kerajaan Kristus. Seperti ada tertulis “Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih” (Kolose 1:13). – inilah “benang merah” seluruh ayat-ayat Alkitab.

Kitab Kejadian sebagai kitab pertama dari Alkitab menyatakan, Tuhan telah bermaksud untuk memberikan kepada kita Kerajaan di bumi. “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas … bumi.” (Kej 1:28)

Ternyata kemudian manusia gagal meraih kemuliaan yang telah diberikan Tuhan. Namun rencana Tuhan tidak mungkin gagal, dan Tuhan sendiri akan datang untuk menegakkan Kerajaan-Nya.

Kitab Wahyu sebagai kitab terakhir dalam Alkitab menyingkapkan akhir perjalanan umat manusia dalam tuntunan Tuhan sendiri “aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya… mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.” (Wah 20:4)

Kedatangan Kerajaan Allah adalah inti dari berita Injil (Mat 3:2, 4:17, 10:7, Mar 1:15, Luk 10:9, Luk 11:20, Luk 21:31, Yoh 3:3, Kis 1:3). Jadi setiap ayat-ayat dalam Alkitab ditulis dalam rangka membawa kita kepada Kerajaan Kristus/Pemerintahan Tuhan. Oleh sebab itu bila ada orang yang mengutip suatu ayat atau perikop, lalu kesimpulannya menyimpang dari tujuan Kerajaan Allah, kita langsung dapat mengenali bahwa orang itu tidak memahami benang merah Alkitab.